Rabu, 17 Februari 2016

Eksposisi Kebakaran Hutan


          Kebakaran hutan adalah salah satu bencana alam besar dimana hutan dilanda api sehingga berakibat timbulnya banyak kerugian dan terancamnya kelestarian lingkungan.
          Kebakaran hutan juga sulit untuk dipadamkan karena berskala besar. Kadang-kadang membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk memadamkan api tersebut .
Terjadinya kebakaran hutan dapat berakibat oleh perbuatan manusia seperti pembakaran sampah, kelalaian karena tidak mematikan api unggun misalnya saat melakukan perkemahan, membuang puntung rokok sembarangan, dan masih banyak tindakan kelalaian lainnya.
Adapun kebakaran hutan terjadi akibat faktor alam seperti banyak dipicu oleh petir (sambaran petir), karena suhu pada musim kemarau yang sangat panas, atau karena aktivitas vulkanik dari gunung berapi (aliran lahan ataupun awan panas).
Kebakaran hutan sangat berdampak besar bagi kehidupan manusia. Berikut dampaknya yaitu dapat berdampak negatif maupun positif. Tetapi sebagian besar kebakaran hutan dapat merugikan.
Hal yang merugikan bagi kebakaran hutan yaitu kebakaran hutan dapat menyebabkan kerusakan properti, hilangnya aset pertanian dan perkebunan, merupakan bencana bagi keanekaragaman hayati, gangguan pada kesehatan khususnya pada gangguan saluran pernapasan, dan bahkan tidak sedikit juga meminta korban jiwa manusia.
Selain dampak merugikan diatas kebakaran hutan juga dapat bermanfaat yaitu dapat menyuburkan tanah hutan karena abu sisa pembakaran menjadi mineral penting bagi tanah hutan, dan membakar hutan juga sering digunakan sebagai salah satu metode pembersihan lahan untuk perkebunan dan pertanian.
Musim kemarau panjang identik dengan seputar kebakaran hutan. Derasnya hujan yang biasa mengguyur bumi Nusantara seketika hilang selama beberapa bulan di musim kemarau.
Bencana kebakaran hutan dan lahan menjadi satu dari sekian banyak kondisi yang ditakutkan dari kemarau panjang. Kebakaran hutan dan lahan ditempatkan di posisi kedua setelah bencana kekeringan massal jika dilihat dari status darurat bencananya.
Kebakaran hutan juga merupakan kejahatan terorganisasi karena lebih dari sembilan puluh persen disebabkan manusia atau sengaja dibakar. Media selalu menyoroti pihak-pihak terkait yang diduga menjadi dalang pelaku pembakaran. Tapi tidak ada yang pernah menelusuri dampak besar lainnya selain asap yang ditimbulkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar