Kebakaran hutan adalah salah satu
bencana alam besar dimana hutan dilanda api sehingga berakibat timbulnya banyak
kerugian dan terancamnya kelestarian lingkungan.
Kebakaran hutan juga sulit untuk
dipadamkan karena berskala besar. Kadang-kadang membutuhkan waktu
berminggu-minggu untuk memadamkan api tersebut .
Terjadinya kebakaran hutan dapat berakibat oleh perbuatan
manusia seperti pembakaran sampah, kelalaian karena tidak mematikan api unggun
misalnya saat melakukan perkemahan, membuang puntung rokok sembarangan, dan
masih banyak tindakan kelalaian lainnya.
Adapun kebakaran hutan
terjadi akibat faktor alam seperti banyak dipicu oleh petir (sambaran petir),
karena suhu pada musim kemarau yang sangat panas, atau karena aktivitas
vulkanik dari gunung berapi (aliran lahan ataupun awan panas).
Kebakaran hutan sangat berdampak besar bagi kehidupan
manusia. Berikut dampaknya yaitu dapat berdampak negatif maupun positif. Tetapi
sebagian besar kebakaran hutan dapat merugikan.
Hal yang merugikan bagi kebakaran hutan yaitu kebakaran hutan
dapat menyebabkan kerusakan properti, hilangnya aset pertanian dan perkebunan,
merupakan bencana bagi keanekaragaman hayati, gangguan pada kesehatan khususnya
pada gangguan saluran pernapasan, dan bahkan tidak sedikit juga meminta korban
jiwa manusia.
Selain dampak merugikan diatas kebakaran hutan juga dapat bermanfaat
yaitu dapat menyuburkan tanah hutan karena abu sisa pembakaran menjadi mineral
penting bagi tanah hutan, dan membakar hutan juga sering digunakan sebagai salah
satu metode pembersihan lahan untuk perkebunan dan pertanian.
Musim kemarau panjang identik dengan seputar kebakaran hutan.
Derasnya hujan yang biasa mengguyur bumi Nusantara seketika hilang selama
beberapa bulan di musim kemarau.
Bencana kebakaran hutan dan lahan menjadi satu dari sekian
banyak kondisi yang ditakutkan dari kemarau panjang. Kebakaran hutan dan lahan
ditempatkan di posisi kedua setelah bencana kekeringan massal jika dilihat dari
status darurat bencananya.
Kebakaran hutan juga merupakan kejahatan terorganisasi karena
lebih dari sembilan puluh persen disebabkan manusia atau sengaja dibakar. Media
selalu menyoroti pihak-pihak terkait yang diduga menjadi dalang pelaku
pembakaran. Tapi tidak ada yang pernah menelusuri dampak besar lainnya selain
asap yang ditimbulkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar